Pages

Monday, 30 January 2012

Ummi...


Ummi…
Ketika Aku melihatmu
Entah kenapa terpancar dari wajah teduhmu ketenangan
Terbesit dari balik senyummu keindahan
Dan terasa lebih indah jika aku ceritakan semua ini
Pada bintang yang berkilauan…

Ummi…
Izinkanlah aku menangis
Jika air matamu menangis
Jika air matamu terjatuh kerana kederhakaanku
Kedua tanganmu memelukku kerana kerinduanmu padaku
Bibir dan lisanmu yang kau basahi dengan dzikir dan doa
Demi mengharapkan kesolehan agama dan akhlakku

Ummi…
Ketika detak jantungku mulai berdetak kencang
Dan terasa akan berhenti..
Saraf dalam tubuhku mulai merasakan sakit yang tidak akan terubati
Denyut nafas dalam jiwaku mulai terasa berhenti
Maka, hanya kalimat maaf yang masih terlantun lembut
Dari lubuk hati kecilku..


Imam Abu Hanifah Rahimahullah pernah berkata, “Demi Allah bukanlah pukulan cambuk yang menyakitkanku, akan tetapi cucuran air mata ibundaku yang membuat hatiku terluka.”



credir: Ummi Izinkan Aku Menangis - Jika Air Matamu Terjatuh Kerana Kederhakaanku...

1 comment:

  1. Anonymous21:30

    Tiada apa pun yang bermakna dalam dunia ni selain dari mendapatkan keredhaan ibumu..

    ReplyDelete